Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Otomotif

Pertamax Makin Mahal, Ini Daftar Motor Honda yang Bisa Beralih ke Pertalite

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Jun - 2026, 10:48

Placeholder
Ilustrasi mengisi bbm ke tangki motor. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Kenaikan harga Pertamax membuat sebagian pemilik sepeda motor mulai berpikir ulang soal jenis bahan bakar yang digunakan sehari-hari. Apalagi, selisih harga Pertamax dan Pertalite kini terpaut cukup jauh.

Diketahui, per 10 Juni 2026 harga Pertamax RON 92 naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter. Sebagai BBM nonsubsidi, harga Pertamax memang mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 15 Juni 2026: Aries Makin Produktif, Taurus Diminta Kendalikan Emosi

Di sisi lain, Pertalite yang masih mendapat subsidi pemerintah dijual dengan harga Rp 10.000 per liter.

Kondisi ini membuat banyak pengguna motor bertanya-tanya, apakah aman jika seluruh motor beralih menggunakan Pertalite?
Bolehkah Motor yang Biasa Pakai Pertamax Beralih ke Pertalite?

Secara umum, penggunaan BBM harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin kendaraan. Semakin tinggi rasio kompresi, semakin tinggi pula nilai oktan atau Research Octane Number (RON) yang dibutuhkan.

Jika motor dengan kompresi tinggi dipaksa menggunakan BBM beroktan rendah, risiko yang muncul antara lain knocking atau ngelitik, pembakaran tidak sempurna, hingga penurunan performa mesin.

Sebaliknya, menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan umumnya tidak menjadi masalah.

Daftar BBM Sesuai Rasio Kompresi Mesin

Berikut panduan umum penggunaan BBM berdasarkan rasio kompresi:
• Premium (RON 88): ideal untuk rasio kompresi 7:1 hingga 9:1.
• Pertalite (RON 90): ideal untuk rasio kompresi 9:1 hingga 10:1.
• Pertamax (RON 92): ideal untuk rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
• Pertamax Green 95 (RON 95): ideal untuk rasio kompresi 11:1 hingga 12:1.
• Pertamax Turbo (RON 98): ideal untuk rasio kompresi 11:1 hingga 13:1.
• Shell Super (RON 92): ideal untuk rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
• Shell V-Power (RON 95): ideal untuk rasio kompresi 11:1 hingga 12:1.
• Performance 92 (RON 92): ideal untuk rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
• Performance 95 (RON 95): ideal untuk rasio kompresi 11:1 hingga 12:1.

Motor Honda yang Masih Aman Menggunakan Pertalite

Bagi pemilik motor Honda dengan rasio kompresi di bawah 10:1, Pertalite masih menjadi pilihan ideal. 

Daftar motor dengan rasio kompresinya, sebagaimana dilansir laman resmi Honda, sebahai berikut: 
• Honda BeAT (9,2:1)
• Honda BeAT FI (9,2:1)
• Honda BeAT FI eSP (9,5:1)
• Honda Blade (9,3:1)
• Honda Blade FI (9,3:1)
• Honda Kharisma (9:1)
• Honda Kirana (9:1)
• Honda Legenda (9:1)
• Honda Mega Pro (9,1:1)
• Honda Mega Pro FI (9,5:1)
• Honda New Mega Pro (9,5:1)
• Honda New Supra X 125 FI (9,3:1)
• Honda Revo (9,3:1)
• Honda Revo FI (9,3:1)
• Honda Scoopy (9,2:1)
• Honda Scoopy FI (9,2:1)
• Honda Scoopy eSP (9,5:1)
• Honda Spacy (9,2:1)
• Honda Spacy FI (9,2:1)
• Honda Supra Fit (9:1)
• Honda Supra X (9:1)
• Honda Supra X 125 (9,3:1)
• Honda Supra X 125 FI (9,3:1)
• Honda Supra X Helm In (9,3:1)
• Honda Supra X Helm In FI (9,3:1)
• Honda Tiger (9:1)
• Honda Vario 110 FI (9,2:1)
• Honda Vario 110 eSP (9,5:1)
• Honda Verza (9,5:1)
• Honda Win (9:1)

Motor Honda yang Direkomendasikan Menggunakan Pertamax RON 92

Sejumlah motor Honda memiliki rasio kompresi 10:1 hingga 11:1 sehingga lebih cocok menggunakan Pertamax atau BBM setara RON 92. Di antaranya:
• Honda BeAT Deluxe (10:1)
• Honda CS1 (10,7:1)
• Honda PCX 125 (10,6:1)
• Honda PCX 150 (10,6:1)
• Honda ADV 150 (10,6:1)
• Honda Scoopy New (10:1)
• Honda Genio (10:1)
• Honda Vario 110 (10,7:1)
• Honda Vario 150 eSP (10,6:1)

Alternatif BBM yang bisa digunakan antara lain Pertamax, Shell Super, atau Performance 92.

Baca Juga : 70 Link Poster Tahun Baru Islam 2026, Cocok untuk Pawai 1 Muharam!

Motor Honda yang Membutuhkan RON 95 ke Atas

Motor dengan rasio kompresi tinggi sebaiknya tidak dipaksa menggunakan Pertalite.
Berikut daftarnya:
• Honda CB150R (11:1)
• Honda New CB150R (11,3:1)
• Honda CBR150R (11:1)
• Honda Sonic 150R (11,3:1)
• Honda Vario 125 FI eSP (11:1)
• Honda Vario Techno 110 FI (11:1)
• Honda Vario Techno 125 FI (11:1)
• Honda PCX 160 (12:1)
• Honda ADV 160 (12:1)
• Honda Stylo 160 (12:1)
• Honda Vario 160 (12:1)
• Honda CBR250R (12,5:1)

Motor-motor tersebut direkomendasikan menggunakan Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Shell V-Power, atau BBM setara dengan RON yang sesuai.

Apa Dampaknya Jika Salah Memilih BBM?

Penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif.

Ruang bakar berpotensi lebih cepat kotor akibat pembakaran yang tidak sempurna. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengganggu performa kendaraan sekaligus memengaruhi usia pakai mesin.

Meski demikian, menggunakan BBM dengan angka oktan lebih tinggi dari rekomendasi umumnya tidak menjadi masalah.

Sebagai contoh, Honda BeAT yang ideal menggunakan Pertalite tetap dapat diisi Pertamax atau Shell V-Power. Bahkan, penggunaan BBM beroktan lebih tinggi berpotensi membuat proses pembakaran lebih optimal.

Jadi, Bisakah Semua Motor Pindah ke Pertalite?

Jawabannya tidak. Motor dengan rasio kompresi rendah hingga sekitar 10:1 umumnya masih aman menggunakan Pertalite. Namun, untuk motor dengan kompresi tinggi, penggunaan Pertalite tidak disarankan karena berpotensi menurunkan performa dan mempercepat timbulnya masalah pada mesin.

Karena itu, sebelum memutuskan beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menghemat pengeluaran, pemilik kendaraan sebaiknya mengecek terlebih dahulu spesifikasi rasio kompresi motornya sesuai rekomendasi pabrikan. Semoga informasi ini bermanfaat ya. 


Topik

Otomotif motor honda pertalite



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tuban Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Otomotif

Artikel terkait di Otomotif