Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Ratusan Lapak Tempat Tinggal di Pasar Gadang Mulai Ditertibkan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Mar - 2026, 18:31

Placeholder
Penertiban bangunan lapak yang digunakan menjadi tempat tinggal di Pasar Gadang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Proses persiapan relokasi pedagang di Pasar Induk Gadang Kota Malang terus dikebut. Terutama setelah pembangunan area yang akan jadi tempat relokasi ribuan pedagang di pasar induk itu telah berangsur rampung. 

Terbaru, bersamaan dengan proses pembangunan yang masih berlangsung, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai menertibkan ratusan lapak. Namun bukan sekadar jualan, lapak yang ditertibkan tersebut adalah lapak yang menjadi tempat tinggal. 

Baca Juga : Jadwal TKA SD dan SMP Dimulai April, Ini Teknisnya

"Kita pembersihan dulu. Jadi untuk pembangunan relokasi yang belakang sudah selesai. Dan sekarang membersihkan, tahapannya membersihkan kios-kios yang dipakai untuk tempat tinggal," ujar Kepala Dinaa Koperasi, Perindstrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, Senin (30/3/2026). 

Eko mengatakan, penertiban lapak yang menjadi tempat tinggal tersebut bagian dari tahapan persiapan sebanyak 1.200 pedagang akan direlokasi. Termasuk beberapa lapak yang disebutnya telah lama tidak difungsikan. 

"Di sana kan ada kios-kios yang dipakai untuk tempat tinggal, kemudian ada kios-kios yang memang sudah nggak fungsi dan digunakan untuk berumah tangga," jelas Eko. 

Eko mengatakan, setidaknya ada sebanyak 300 lapak yang digunakan menjadi tempat tinggal. Sementara dari laporan yang ia terima, penertiban bangunan tersebut sudah mencapai 40 persen. 

"Per hari ini sudah berapa persen yang dibongkar sekitar 40% lah ya," imbuh Eko. 

Nantinya, jika penertiban lapak tempat tinggal ini rampung, maka pedagang yang memiliki lapak di pinggir jalan akan mulai dipindah ke belakang. Selanjutnya, bangunan lapak di pinggir jalan mulai akan berangsur ditertibkan. 

"Dan setelah itu selesai, baru nanti pedagang yang di pinggir jalan itu akan kita geser ke belakang. Lah ini, ini selesai nanti pinggir jalan secepatnya," tutur Eko. 

Baca Juga : Pemkab Malang Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Pabrik PSEL di Pakis

Selanjutnya jika lapak di pinggir jalan sudah rampung, penataan kawasan akan dilanjutkan dengan persiapan perbaikan jalan. Dimana jalan tersebut dipastikan bakal digarap tahun 2026 ini. 

"Itu nanti, informasi dari PUPR untuk perbaikan jalan. Langsung perbaikan jalan. Tahun ini, April. Jadi biar nanti masyarakat seneng, jalan dan jembatan sudah fungsi kembali," pungkas Eko. 

Sebagai informasi, penataan kawasan Pasar Induk Gadang telah lama direncanakan oleh Pemkot Malang. Masalahnya, kawasan tersebut terus dikeluhkan oleh masyarakat karena kondisinya yang dinilai tidak memadai. 

Mulai dari ruas jalan raya yang menyempit karena aktivitas perdagangan, kondisi jalan rusak, hingga tingkat kebersihan yang terkesan kumuh. Bahkan beberapa waktu lalu juga sempat menjadi sorotan bahwa salah satu ruas jembatan menuju Pasar Gadang digunakan oknum untuk membuang sampah. 


Topik

Pemerintahan Pasar Induk Gadang Pasar Gadang Kota Malang relokasi lapak



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tuban Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan