Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa Harlah 1 Abad NU

Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang Disebut Gus Kikin Jadi Perekat Warga Nahdliyin

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Feb - 2026, 16:17

Placeholder
Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat mengunjungi Stadion Gajayana sebagai venue Mujahadah Kubro 1 Abad NU (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menegaskan bahwa Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan soliditas warga Nahdliyin, khususnya di Jawa Timur, di tengah berbagai dinamika yang sempat mengemuka menjelang peringatan satu abad NU.

Menurut Gus Kikin, perjalanan menuju Harlah ke-1 Abad NU memang tidak lepas dari dinamika internal. Namun demikian, ia memastikan bahwa NU di Jawa Timur tetap berdiri kokoh dan solid, mulai dari tingkat wilayah hingga akar rumput.

Baca Juga : Letrok di Tengah Arus Migrasi: Kuliner Desa yang Nyaris Tersisih

“Ini momentum yang sangat penting, satu abad NU itu monumental. Memang ada dinamika, tapi khusus di Jawa Timur kita solid. Ada 45 cabang PCNU dan ke bawah semuanya solid,” ujar Gus Kikin, Kamis (5/2/2026).

Soliditas tersebut, lanjut Gus Kikin, kemudian melahirkan gagasan untuk berkumpul dalam satu forum besar melalui Mujahadah Kubro. Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan satu abad NU, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan panjang organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.

Ia menjelaskan, pada awalnya PWNU Jawa Timur berencana menggelar agenda peringatan sendiri di Malang. Namun, karena Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga memiliki sejumlah kegiatan di kota yang sama, seluruh agenda akhirnya disatukan dalam satu rangkaian kegiatan besar.

“Awalnya ada ide kita kumpul di sini untuk merayakan satu abad NU. Lalu PBNU juga punya kegiatan di Malang, akhirnya kita satukan,” jelasnya.

Penyatuan agenda tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah dan kebersamaan warga NU. Gus Kikin menilai, persatuan masyarakat Kota Malang menjadi fondasi penting bagi terwujudnya kebersamaan NU ke depan.

“Mudah-mudahan ini bisa menyatukan semuanya dan dilandasi menyatunya masyarakat di Malang. Ini jadi bekal NU untuk menyatu,” katanya.

Ia menegaskan, Mujahadah Kubro 1 Abad NU merupakan media pemersatu warga NU, khususnya di Jawa Timur, yang sejak lama dikenal memiliki tradisi kuat dalam menjaga persaudaraan dan keguyuban.

“Paling tidak menyatukan NU di Jawa Timur. Tradisi NU sejak dulu memang seperti itu, menjaga persatuan dan persaudaraan,” tegas Gus Kikin.

Baca Juga : Anak Terlibat Curanmor, Polresta Malang Kota Gencarkan Polisi Sambang Sekolah

Lebih jauh, Gus Kikin menilai dinamika yang muncul justru membuat peringatan satu abad NU semakin bermakna. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah, yang dalam tradisi NU memiliki makna lebih dalam dibanding sekadar persatuan formal.

“Ini jadi menarik. Persatuan dan membangun ukhuwah itu sudah dilakukan NU sejak dulu. Ukhuwah itu lebih dari persatuan,” tuturnya.

Terkait kehadiran pimpinan pusat NU, Gus Kikin menyampaikan bahwa jajaran Rais Aam dan Ketua Umum PBNU diharapkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, meski teknis kedatangan masih menyesuaikan agenda masing-masing. “Saya tidak tahu datang bareng atau sendiri-sendiri, tapi insyaallah semuanya hadir,” ucapnya.

Selain pimpinan pusat, PWNU dari seluruh Indonesia dijadwalkan turut hadir. Sejumlah pejabat tinggi negara, para menteri, hingga Presiden RI Prabowo Subianto juga direncanakan menghadiri agenda besar tersebut.

Tak hanya Mujahadah Kubro dan Harlah, PBNU juga akan memanfaatkan momentum ini untuk menggelar rapat koordinasi nasional sebagai bagian dari konsolidasi organisasi. “PBNU sekalian rapat koordinasi. Semua dimanfaatkan untuk ngumpul,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai islah, Gus Kikin menegaskan bahwa semangat kebersamaan sejatinya telah mengakar kuat di tubuh NU. “Kita kumpul-kumpul, masak masih tidak islah. Ini orang-orang yang mestinya paling akrab dan guyub. Itu yang kita angkat,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa 1 Abad NU NU Nahdlatul Ulama Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz Gus Kikin Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tuban Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa