Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Lilik DPRD Jatim Dorong Bank Jatim Tak Cuma Kejar Utung: Harus Dukung Perkembangan UMKM

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

16 - Jan - 2026, 14:19

Placeholder
Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Lilik Hendarwati.

JATIMTIMES - Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Lilik Hendarwati mendorong Bank Jatim tidak hanya mengejar keuntungan semata. Ia mengingatkan agar Bank Jatim memiliki peran penting sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Lilik ingin Bank Jatim ambil bagian dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), di tengah tekanan ekonomi dan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga : Emba Jetbus Run Malang 2026 Siap Pecahkan Rekor, Targetkan Jadi Ajang 10K Terbaik Nasional

Lilik menegaskan, kinerja BUMD tidak boleh semata-mata diukur dari capaian laba. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jatim memiliki tanggung jawab sosial yang kuat untuk hadir mendampingi masyarakat dan dunia usaha, terutama saat menghadapi kondisi sulit.

“Kami sebagai wakil rakyat ingin memastikan bahwa Bank Jatim tidak hanya mengejar keuntungan. Aspek sosial harus menyertai perannya sebagai BUMD, apalagi saat dunia usaha sedang tertekan,” ujar Lilik, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, salah satu bentuk keberpihakan yang perlu terus diperkuat adalah penyediaan skema kredit yang adil, adaptif, dan berpihak pada keberlangsungan usaha. Ketika pelaku usaha atau perusahaan yang memiliki kredit di Bank Jatim berada dalam kondisi terpuruk, langkah yang harus diutamakan adalah penyelamatan usaha.

“Relaksasi kredit dan restrukturisasi pinjaman itu penting agar usaha bisa bertahan. PHK harus menjadi pilihan terakhir, bukan langkah awal,” urai Ketua Fraksi PKS Jatim tersebut.

Lebih lanjut, Lilik menekankan bahwa perhatian kepada UMKM tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas permodalan semata. Menurutnya, persoalan utama UMKM di Jawa Timur bukan hanya soal akses kredit, tetapi juga keterbatasan peluang pemasaran.

“UMKM kita ini jumlahnya sangat banyak, tapi banyak yang sulit berkembang dan akhirnya hanya bertahan hidup. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” tandas legislator asal Dapil Jatim I Surabaya itu. 

Baca Juga : DPRD Kabupaten Malang Rekom SMK Turen Steril dari Pihak Luar

Karena itu, Lilik mendorong agar dukungan Bank Jatim dan pemerintah daerah diarahkan lebih komprehensif, tidak hanya pada penyaluran kredit yang murah dan mudah, tetapi juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi UMKM untuk mengembangkan pasar.

“Yang penting dipikirkan adalah bagaimana UMKM ini diberi ruang untuk berkembang dalam pemasaran. Akses ke market, kemitraan, jejaring distribusi, hingga promosi harus menjadi bagian dari ekosistem dukungan,” jelasnya.

Ia menilai, jika UMKM hanya difasilitasi dari sisi pembiayaan tanpa dibarengi dukungan pemasaran, maka dampaknya tidak akan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Jawa Timur. Kalau mereka naik kelas, ekonomi daerah akan ikut kuat. Maka Bank Jatim harus hadir bukan hanya sebagai penyalur kredit, tetapi sebagai mitra strategis yang ikut mendorong UMKM tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan dprd jatim lilik hendarwati bank jatim bumd phk pks



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tuban Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan