Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Komisi E DPRD Jatim Desak Perbaikan Velodrome Malang, Opsi Hibah Mulai Dibahas

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

28 - Jun - 2026, 17:35

Placeholder
Komisi E saat meninjau kondisi Velodrome di Kota Malang.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari, mendorong percepatan perbaikan Velodrome Kota Malang setelah menemukan sejumlah fasilitas yang membutuhkan pembenahan saat melakukan inspeksi lapangan, Minggu. Langkah itu dinilai mendesak mengingat arena balap sepeda tersebut akan menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Gubernur Jawa Timur pada 11–12 Juli mendatang.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Komisi E DPRD Jawa Timur dengan Komisi B DPRD Kota Malang beberapa hari sebelumnya. Dalam peninjauan itu, Sri Untari didampingi perwakilan KONI Kota Malang, Dispora Kota Malang, Dispora Jawa Timur, Komisi B DPRD Kota Malang, serta pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI).

Baca Juga : Kronologi Meninggalnya Dokter Icha yang Viral, Diduga Berawal dari Intimidasi Oknum DPRD saat Bertugas di IGD

"Kami melihat langsung kondisi faktual Velodrome Kota Malang. Memang kondisinya saat ini perlu diperbaiki dengan baik. Apalagi dalam waktu dekat akan digunakan untuk Piala Gubernur cabang olahraga balap sepeda," ujarnya.

Menurut Untari, kondisi tersebut harus segera ditangani melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang. Pasalnya, status kepemilikan kawasan Velodrome memang melibatkan kedua belah pihak.

Ia menjelaskan, lahan Velodrome merupakan aset milik Pemerintah Kota Malang. Sementara sebagian bangunan dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sedangkan beberapa fasilitas lainnya berasal dari hibah ISSI Pusat kepada KONI.

"Karena itu proses penanganannya harus dilakukan bersama. Velodrome ini sangat strategis bagi pembinaan olahraga balap sepeda Jawa Timur yang selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan penyumbang prestasi," katanya.

Sebagai mitra kerja KONI dan Dispora Jawa Timur, Komisi E DPRD Jatim telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur agar pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan pembenahan menjelang pelaksanaan Piala Gubernur.

Perbaikan yang dimaksud meliputi penataan rumput di sekitar lintasan, pembenahan ruang penjurian, hingga sejumlah fasilitas penunjang lainnya agar arena tersebut layak digunakan sebagai venue kejuaraan tingkat provinsi.

"Kami memohon kepada pemerintah provinsi agar segera memperbaiki rumput-rumput yang ada, tempat penjurian, dan beberapa fasilitas lainnya supaya Velodrome ini siap digunakan dan tampil representatif," tegasnya.

Tak hanya fokus pada perbaikan jangka pendek, Sri Untari juga mengungkapkan adanya wacana penataan pengelolaan Velodrome dalam jangka panjang. Salah satu opsi yang mulai dibahas ialah menghibahkan aset bangunan dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kota Malang agar pengelolaannya lebih efektif.

Baca Juga : Pedagang Indragiri Bongkar Lapak Mandiri, Keluhkan Nihil Kepastian Relokasi

Menurutnya, skema tersebut tetap harus menjamin kepentingan olahraga balap sepeda Jawa Timur. Artinya, apabila sewaktu-waktu pemerintah provinsi menggelar kejuaraan atau kegiatan pembinaan atlet, Pemerintah Kota Malang tetap wajib memberikan akses penggunaan Velodrome beserta fasilitas pendukungnya.

"Kalau misalnya pemerintah provinsi tidak memiliki kemampuan mengelola dengan baik, salah satu skenarionya adalah menghibahkan bangunan itu kepada Kota Malang. Tetapi dengan catatan, ketika provinsi memiliki agenda balap sepeda, Kota Malang tetap memberikan ruang dan memfasilitasi seluruh kebutuhan kegiatan tersebut. Karena pada dasarnya ini menjadi milik bersama," jelasnya.

Selain Piala Gubernur, Velodrome Kota Malang juga dipersiapkan sebagai salah satu venue pendukung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Karena itu, pembahasan mengenai status aset dan pola pengelolaannya akan segera dilanjutkan antara Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan melibatkan Biro Pemerintahan, Dispora, BPKAD, biro hukum dari kedua pemerintah, serta DPRD.

Untari menegaskan, pembahasan tersebut tidak boleh diwarnai ego sektoral. Menurutnya, kepentingan utama yang harus dikedepankan adalah keberlangsungan pembinaan atlet dan kesiapan sarana olahraga agar mampu melahirkan prestasi.

"Tidak ada yang perlu diegosentriskan. Yang terpenting atlet bisa berlatih dan bertanding dengan baik, sehingga mereka mampu meraih prestasi dan menjadi juara," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Velodrom Sri Untari dewan Jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tuban Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan