JATIMTIMES - Laga sarat drama tersaji saat Arema FC menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24. Bermain di Stadion Kanjuruhan di hadapan 4.125 penonton, Singo Edan harus menelan kekalahan tipis 3-4 setelah duel sengit yang berlangsung hingga masa injury time.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC langsung berupaya menekan pertahanan tim tamu. Peluang pertama datang saat laga baru berjalan tiga menit. Crossing Vinicius memicu kemelut di depan gawang Bali United yang disambut Dalberto. Namun bola liar gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Gabi.
Baca Juga : 5 Film dan Serial Tentang Konflik Iran, AS, dan Israel yang Penuh Intrik Spionase
Bali United yang sempat tertekan perlahan mulai menemukan ritme permainan. Pada menit ke-11, Irfan Jaya mencoba peruntungannya lewat sepakan jarak jauh, meski bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tekanan Bali United akhirnya berbuah gol pada menit ke-21. Teppei Yachida melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Gianluca Pandeynuwu. Gol tersebut membawa tim tamu unggul 0-1.
Keunggulan Bali United bertambah enam menit berselang. Diego Campos memanfaatkan celah di lini pertahanan Arema FC dan sukses menggandakan keunggulan menjadi 0-2.
Arema sempat mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-33. Sepakan Ihsan dari dalam kotak penalti menghantam mistar gawang kiper Mike Hauptmeijer. Hingga turun minum, skor 0-2 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Arema FC melakukan perubahan dengan memasukkan John Al Farizi dan Valdeci Moreira menggantikan Pablo Oliveira serta Ihsan Lestaluhu. Pergantian ini langsung memberi energi baru bagi permainan Singo Edan.
Serangan demi serangan mulai membahayakan gawang Bali United. Tendangan bebas Valdeci sempat memaksa kiper melakukan penyelamatan. Sementara sundulan Dalberto masih melayang tipis di atas gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61. Dalberto mencetak gol setelah menerima umpan terobosan. Gol tersebut sempat dianulir karena dianggap offside. Namun setelah pengecekan VAR, wasit mengesahkannya. Skor berubah menjadi 1-2.
Namun kebangkitan Arema tak berlangsung lama. Empat menit kemudian Bali United kembali memperlebar jarak lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Teppei Yachida untuk mencetak gol keduanya. Skor berubah menjadi 1-3.
Arema FC kembali menunjukkan perlawanan. Pada menit ke-78, Singo Edan mendapat hadiah penalti setelah pemain belakang Bali United melakukan handsball di kotak terlarang. Dalberto yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil kedudukan menjadi 2-3.
Baca Juga : Founder Nussa Rara Diduga Selingkuh, Eks Istri Sebut Lebih dari 5 Perempuan
Drama semakin memuncak saat memasuki masa injury time yang mencapai sembilan menit. Pada menit 90+3, kesalahan komunikasi antara Betinho dan Gianluca Pandeynuwu dimanfaatkan Bali United hingga skor berubah menjadi 2-4.
Arema FC tidak menyerah. Dua menit berselang, umpan silang Valdeci justru salah diantisipasi oleh Kadek Arel dan berujung gol bunuh diri yang membuat skor menjadi 3-4.
Momentum sempat hampir berpihak kepada tuan rumah. Pada menit-menit akhir pertandingan, Dalberto nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan keras. Namun bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang Bali United. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-4 tetap bertahan untuk kemenangan Bali United.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui timnya tampil kurang baik pada babak pertama, meski ia mengapresiasi perjuangan pemain di paruh kedua. “Babak pertama sulit, kami bermain seperti tanpa arah,” kata Marcos dalam konferensi pers seusai laga.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania yang telah hadir langsung di Stadion Kanjuruhan untuk memberikan dukungan. “Kami bersedih dan kecewa dengan hasil ini karena banyak Aremania datang tapi hasilnya kita kalah. Kami berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk menang agar Aremania kembali ke stadion lagi,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Arema FC Julian Guevara juga mengakui timnya tampil di bawah performa pada babak pertama. “Di babak performa kita memang kurang, kita harus perbaiki itu. Kita mau berjuang di papan atas, maaf kita tidak bisa memberikan yang terbaik kepada Aremania yang datang hari ini,” tandasnya.
