DPC FKDT Tuban Gelar Pelatihan Operator Pendataan Madin dan Guru | Tuban TIMES

DPC FKDT Tuban Gelar Pelatihan Operator Pendataan Madin dan Guru

Sep 14, 2021 12:28
Pelatihan Operator Pendataan Madrasah Diniyah (Madin) dan Guru Madin Di Al Hidayah Desa Lajukidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban (14/09/2021) (Foto: Ahmad Istihar/ JatimTIMES)
Pelatihan Operator Pendataan Madrasah Diniyah (Madin) dan Guru Madin Di Al Hidayah Desa Lajukidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban (14/09/2021) (Foto: Ahmad Istihar/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Tuban gelar pelatihan operator kecamatan khusus pendataan lembaga pendidikan berbasis Islam tingkat Madrasah Diniyah atau Madin dan Guru. 

Kegiatan diikuti satu operator perwakilan Dewan Pengurus Anak Cabang FKDT se-Kabupaten Tuban, berlangsung di Madin Al-Hidayah, Desa Lajukidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Selasa (14/09/2021) 

Baca Juga : Alasan Motor Lebih Oke untuk Digunakan Sehari-hari Ketimbang Mobil

Beragam materi disampaikan Ketua DPC FKDT Tuban Nur Khozin. Ia mengatakan bahwa, pentingnya lembaga pendidikan Madin dan Guru Madin memiliki sistem pendataan data base bagi sebuah organisasi agar tetap kuat dan mandiri. Sebab, FKDT merupakan organisasi besar kepengurusan dari pusat sampai daerah bernaung di bawah Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (PD Pontren Kemenag). 

"FKDT merupakan organisasi atau forum membina hubungan kerjasama secara koordinatif antar Diniyah Takmiliyah guna meningkatkan mutu Madin. Karena itu, Kami awali pendataan lembaga dan Guru Madin," kata Nur Khozin kepada para peserta.

Nur Khozin menjelaskan, perwakilan DPAC setelah selesai mengikuti pelatihan sistem pendataan Madin dan Guru Madin, output selanjutnya, FKDT akan terbitkan Kartu Tanda Anggota masing- masing Guru Madin di lembaga pendidikan diniyah. 

"Pendataan Madin dan Guru Madin ini, sifatnya seluruh Indonesia termasuk di kabupaten/ kota. Manfaat lainnya juga akan diterbitkan KTA FKDT," imbuhnya.h

Pria yang tinggal di Lajukidul Singgahan, Nur Khozin menambahkan alur penerbitan kartu KTA tersebut nantinya lewat bawah yakni dengan cara Madin dan gurunya, harus ikut terregistrasi ke dalam data base operator DPAC kecamatan yang telah dilatih. 

Baca Juga : Naik Rp 8,9 Miliar, Berikut Rincian Lengkap Harta Kekayaan Presiden Jokowi dari Tanah hingga Kendaraan

"Kami harap petugas operator yang telah mengikuti pelatihan data ini menjadi ujung tombak di tiap - tiap DPAC kecamatan untuk pendataan Madin dan gurunya," tandasnya.

Informasi diterima dari pimpinan DPC FKDT Tuban, jumlah data lembaga Madin tahun 2021, terdapat 617 Pendidikan Diniyah berstatus aktif mencakup jenjang Ula tingkat SD 6 tahun, Wustha tingkat SLTP 3 tahun, dan Ulya tingkat SLTA 3 tahun.(*)

Topik
guru madin guru madin tuban

Berita Lainnya