Tanggapi Pernyataan Moeldoko soal Ideologi, AHY: Pintu Maaf Selalu Ada untuk KSP Moeldoko | Tuban TIMES

Tanggapi Pernyataan Moeldoko soal Ideologi, AHY: Pintu Maaf Selalu Ada untuk KSP Moeldoko

Mar 30, 2021 09:10
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: CNN Indonesia)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: CNN Indonesia)

INDONESIATIMES- Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons langsung sejumlah pernyataan yang disampaikan oleh Ketum PD versi KLB Deli Serdang Moeldoko. Diketahui, Minggu (28/3/2021) lalu Moeldoko angkat bicara soal keterkaitannya di KLB Deli Serdang.  

Menanggapi hal itu, AHY meminta agar Kepala Staf Presiden (KSP) itu tidak menjadi mesin produksi fitnah, hoaks, dan adu domba. Suami Annisa Pohan itu menilai jika Moeldoko kembali berbohong setelah kurang lebih 3 minggu tidak muncul usai KLB digelar.  

Baca Juga : Pilkades Bangkalan Serentak Diminta Diundur, Ini Penjelasan Bupati RA Latif

"Jangan sampai karena merasa terpojok oleh perbuatannya sendiri, dan juga terperangkap atas kebohongan awal, kemudian ke depan, KSP Moeldoko dengan pengikut-pengikutnya memproduksi lagi kebohongan-kebohongan baru, menjadi mesin yang memproduksi fitnah, hoaks dan adu domba," kata AHY saat menyampaikan konferensi pers Senin (29/3/2021).  

Lebih lanjut, AHY berkata jika seluruh kader Partai Demokrat sejak awal sudah yakin jika Moeldoko akan mengabaikan etika dan nilai-nilai moral sebagai bangsa yang beradab serta nilai-nilai etika keperwiraan dan keprajuritan.

Bahkan, lanjut AHY, para kader dan masyarakat luas telah sampai pada tahap mempertanyakan kapasitas Moeldoko sebagai pejabat tinggi negara dalam mengambil keputusan secara serampangan, gegabah, emosional, dan jauh dari akal sehat.

"Konstitusi Partai Demokrat, yaitu AD/ART tahun 2020 yang telah disahkan oleh pemerintah, menyatakan bahwa untuk sahnya penyelenggaraan KLB, harus atas permintaan paling tidak 2/3 dari 34 ketua DPD dan 1/2 dari 514 Ketua DPC sebagai pemegang hak suara yang sah," kata AHY.

"Sementara faktanya, persyaratan tersebut sama sekali tidak dipenuhi. Lalu, bagaimana mungkin KSP Moeldoko merasa bahwa KLB itu sah dan legitimate sehingga menerima dan mengklaim dirinya didaulat sebagai Ketua Umum?" imbuhnya.

Ia pun mempertanyakan keberanian Moeldoko untuk mengakui bahwa dirinya sudah tertipu oleh para makelar politik.

Baca Juga : Pilkades Bangkalan Serentak Diminta Diundur, Ini Penjelasan Bupati RA Latif

"Di sisi lain, jika KSP Moeldoko menyangkal kebohongan-kebohongannya itu, maka ia harus mengakui bahwa ia telah tertipu oleh para makelar politik," tanya AHY.

Selain itu, AHY juga terlihat geram dengan pernyataan Moeldoko yang menyinggung soal pertentangan ideologi di internal PD. Ia meminta Moeldoko untuk menjelaskan detail pertentangan ideologi yang dimaksud dan mempertanggungjawabkannya.

Menurut AHY, tuduhan itu telah menyakiti perasaan para penggagas dan pendiri serta seluruh kader partai berlambang Mercy itu. Di sisi lain, AHY menyampaikan jika dirinya masih membuka pintu maaf bagi Moeldoko.  

Kendati demikian, diakui AHY bahawa para kader dan simpatisan PD sangat marah dan kecewa terhadap Moeldoko. "Sebagaimana yang saya sampaikan pada konferensi pers lalu, pintu maaf selalu ada untuk KSP Moeldoko, meskipun para kader dan simpatisan Partai Demokrat sangat marah dan kecewa dengan ulah KSP Moeldoko yang telah membegal Demokrat dan merusak demokrasi," paparnya.  

Topik
Partai Demokrat Agus harimurti yudhoyono moeldoko

Berita Lainnya