Komisi VI DPRD Trenggalek sidak RSUD dr Soedomo.
Komisi VI DPRD Trenggalek sidak RSUD dr Soedomo.

Komisi VI DPRD Trenggalek  menyoroti pelayanan yang buruk di RSUD dr Soedomo Trenggalek. Buruknya pelayanan itu diketahui saat Komisi VI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit itu.

Di RS tersebut, Komisi VI  mendapati  keluhan dari masyarakat mengenai buruknya sistem antrean loket hingga lamanya pelayanan obat. Dewan menanyai langsung pengunjung yang tengah antre di depan poli.

Ketua Komisi VI DPRD Kabupaten Trenggalek Mugianto menerangkan bahwa pihaknya menyayangkan buruknya pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Jika dibiarkan, masyarakat Trenggalek sendiri bakal tidak mempercayai rumah sakit di daerahnya dan lebih memilih pergi berobat ke rumah sakit daerah tetangga.

"Kami dapati ada beberapa persoalan di rumah sakit ini. Dari antrean loket yang tidak terintegrasi dengan poli dan lamanya pelayanan obat yang bisa memakan waktu hingga 3 jam," ungkap Mugianto, Senin (20/01/20).

Mugianto menambahkan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek bakal dipanggil untuk klarifikasi terkait temuan kendala pada bagian pelayanan rumah sakit. "Setelah ini, selanjutnya kami akan lakukan hearing dan klarifikasi apa penyebab munculnya masalah pelayanan kepada masyarakat kita," pungkasnya.