Menu Sahur untuk Turunkan Berat Badan Saat Puasa Ala Ade Rai

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

23 - Mar - 2025, 07:51

Ilustrasi berat badan turun. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu ibadah yang tengah dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia. 

Puasa berarti menahan diri untuk tidak makan minum saat siang hari. Puasa sendiri bukan hanya menjadi momen untuk beribadah namun juga menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga : Tips Manfaatkan Facebook Pro untuk Hasilkan Cuan

Selain itu, puasa juga sering dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Namun, banyak kasus berat badan justru naik meski sudah menjalankan puasa. Hal ini terjadi karena penerapan penurunan berat badan yang dilakukan kurang tepat. 

Mengenai hal ini, binaragawan senior, Ade Rai mengatakan puasa sambil menurunkan berat badan bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Asalkan orang menerapkan pola makan yang tepat, khususnya saat sahur.

Alih-alih mengonsumsi nasi dengan jumlah besar, Ade Rai menyarankan untuk mengonsumsi protein dan serat saja saat sahur. 

"Kebanyakan dari kita masih makan karbohidrat ketika sahur tapi kalau mau sekalian menurunkan berat badan, protein, lemak, dan serat saja," katanya dikutip dari akun Instagramnya @ade_rai, Minggu (23/3). 

Rai menjelaskan, orang dianjurkan hanya makan asupan karbohidrat dalam jumlah secukupnya ketika berbuka puasa. Perilaku ini akan membuat tubuh bebas karbohidrat, yang efeknya menaikkan kadar insulin dalam tubuh selama setidaknya 22 jam.

"Jadi, selama masa itu tubuh akan pakai lemak di tubuh sebagai sumber tenaga," ujarnya.

Lebih lanjut, Rai mengatakan masyarakat sering salah persepsi dengan merasa karbohidrat sebagai sumber energi yang paling utama sehingga tidak berenergi tanpa asupan tersebut.

Baca Juga : King Abdi Sindir Willie Salim soal Konten Rendang Viral: Saya Dukung Warga Palembang

"Badan akan secara sistematis mencari sumber energi lain, cadangan makanan di tubuh itu banyak, termasuk seperti lemak di perut," jelasnya.

Dia juga menjelaskan waktu terbaik untuk berolahraga. Dari tiga waktu yang banyak disarankan pakar, setelah sahur, sebelum berbuka puasa, dan setelah berbuka puasa, olahraga di penghujung hari puasa atau sebelum berbuka puasa lebih efektif.

Sebab menurut Rai, saat berpuasa di waktu tersebut alih-alih tubuh menggunakan cadangan makanan di otot dan liver, tubuh akan menggunakan cadangan lemak di perut untuk sumber energi.

"Uniknya saat olahraga di ujung hari sebelum buka puasa akan merangsang trigliserida itu, masuk ke liver jadi tenaga. Jadi, olahraga sebelum buka puasa satu hal yang baik," ujarnya.