Reli Motor Antik Internasional Jawara Bikin Hotel Kota Malang Penuh, Wisata Heritage Ikut Terangkat

Reporter

Hendra Saputra

15 - May - 2026, 10:28

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kaos orange) saat memberangkatkan motor antik internasional Jelajah Warisan Nusantara (JAWARA) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gelaran reli motor antik internasional Jelajah Warisan Nusantara (JAWARA) yang mengambil start di Kota Malang membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Pemerintah Kota Malang pun menyambut antusias kegiatan yang diikuti ratusan komunitas motor klasik dari dalam hingga luar negeri tersebut.

Sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara seperti Brunei Darussalam, Malaysia dan Australia memulai perjalanan touring sejauh 550 kilometer menuju Benteng Vastenburg Solo dari halaman Balai Kota Malang, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga : 500 Motor Antik Start dari Kota Malang, Heritage Jadi Magnet Touring Internasional ke Solo

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, terpilihnya Kota Malang sebagai titik keberangkatan reli internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan Kota Malang semakin dilirik sebagai destinasi event berskala internasional.

“Ini kebanggaan bagi Kota Malang karena menjadi tuan rumah event internasional. Tidak hanya peserta dari Indonesia, tetapi juga ada dari Malaysia, Australia dan Brunei,” ujar Wahyu.

Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Motor Antique Club Indonesia (MACI) kepada Kota Malang sebagai lokasi start touring motor antik tersebut. Bahkan, sebagian peserta disebut telah datang lebih awal untuk menikmati suasana kota dan destinasi wisata yang ada.

“Jadi mereka tidak hanya ikut reli, tetapi juga menikmati bagaimana Kota Malang,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, tema Jelajah Warisan Nusantara sangat relevan dengan karakter Kota Malang yang dikenal memiliki banyak bangunan dan kawasan heritage. Kesamaan nilai antara pelestarian motor klasik dengan warisan kota dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.

“Penggemar motor antik itu kan melestarikan sesuatu yang tua. Sama seperti Kota Malang yang juga menjaga heritage dan peninggalan lamanya,” jelasnya.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Jumat 15 Mei 2026: Taurus Berpeluang Dapat Kerja, Leo Siap Memulai Karier Baru

Ia menilai, keberadaan wisata heritage membuat komunitas motor klasik merasa dekat dengan atmosfer Kota Malang. Para peserta reli juga dapat menikmati perpaduan wisata sejarah dengan budaya otomotif lawas yang masih terawat hingga kini.

“Banyak peninggalan lama di Kota Malang yang akhirnya bisa dinikmati bersama komunitas motor antik ini,” katanya.

Tak hanya memberi efek promosi wisata, gelaran reli internasional tersebut juga disebut berdampak terhadap perputaran ekonomi daerah. Kehadiran ratusan peserta dan rombongan komunitas otomotif dari berbagai negara membuat tingkat hunian hotel hingga sektor kuliner ikut terdongkrak.

“Ini menjadi dampak baik bagi wisata kita. Banyak wisata Heritage, sampai hotel pun penuh,” tandasnya.