Sejarah Paskah: Asal Usul, Makna, dan Rangkaian Perayaannya bagi Umat Kristiani
Reporter
Mutmainah J
Editor
Yunan Helmy
05 - Apr - 2026, 05:59
JATIMTIMES - Paskah merupakan salah satu hari raya paling penting dalam tradisi Kristiani. Pada tahun 2026, perayaan ini jatuh pada Minggu 5 April setelah didahului oleh peringatan Jumat Agung pada 3 April 2026 yang mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib.
Meski identik dengan kebangkitan Yesus, Paskah sejatinya memiliki akar sejarah yang jauh lebih tua. Perayaan ini berkembang dari tradisi keagamaan kuno hingga akhirnya menjadi momen sakral yang penuh makna bagi umat Kristen di seluruh dunia.
Baca Juga : Kepadatan Terurai, Arus Lalu Lintas di Kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Berangsur Lancar
Asal Usul Paskah
Dalam buku Hari Raya Liturgi: Sejarah dan Pesan Pastoral Gereja karya Rasid dijelaskan bahwa Paskah awalnya merupakan perayaan umat Yahudi. Hari ini diperingati untuk mengenang pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir sekitar tahun 1513 SM.
Peristiwa tersebut dikenang setiap tanggal 14 bulan Abib atau Nisan. Kata “Paskah” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “melewati”. Makna ini berkaitan dengan kisah ketika Allah melewati rumah-rumah bangsa Israel saat menjatuhkan hukuman kepada Mesir.
Sebagai tanda perlindungan, bangsa Israel diminta menyembelih domba dan mengoleskan darahnya di pintu rumah. Dengan tanda itu, mereka terhindar dari bencana yang menimpa anak-anak sulung di Mesir.
Makna Paskah dalam Kekristenan
Menurut buku Teologi Inkulturasi karya Emanuel Martasudjita, makna Paskah mengalami perkembangan penting dalam tradisi Kristen. Perayaan ini tidak hanya mengingat peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi simbol keselamatan manusia melalui Yesus Kristus.
Paskah dipahami sebagai perayaan atas kematian dan kebangkitan Yesus, yang diyakini sebagai inti iman Kristiani. Kebangkitan tersebut melambangkan kemenangan atas dosa dan kematian.
Selain itu, Paskah sering dimaknai sebagai momen pembaruan hidup. Dalam praktik gereja, hari ini kerap digunakan untuk pelaksanaan Sakramen Baptis sebagai simbol lahirnya kehidupan baru dalam iman.
Sejarah Paskah dalam Tradisi Gereja
Dikutip dari laman Christianity, perayaan Paskah dalam Kekristenan berpusat pada peristiwa penyaliban dan kebangkitan Yesus yang terjadi di Yerusalem sekitar 2.000 tahun lalu.
Yesus wafat pada hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu. Peristiwa kebangkitan ini kemudian menjadi fondasi utama kepercayaan umat Kristen. Dalam Kitab Kisah Para Rasul, Petrus disebut sebagai salah satu saksi yang menyampaikan kabar kebangkitan tersebut kepada banyak orang.
Seiring waktu, hari Minggu dipilih sebagai hari ibadah utama umat Kristen. Meski begitu, butuh proses panjang hingga Paskah akhirnya ditetapkan sebagai perayaan tahunan dalam tradisi gereja.
Selain sebagai bentuk penghormatan atas kebangkitan Yesus, Paskah juga digunakan untuk mengenang para martir. Dalam beberapa tradisi, umat yang baru masuk Kristen dibaptis pada hari ini dengan mengenakan pakaian putih sebagai simbol kesucian.
Rangkaian Perayaan Paskah
Dalam buku Memahami Rabu Abu, Prapaskah, dan Minggu Palma karya I. Marsana Windhu dijelaskan bahwa Paskah tidak dirayakan dalam satu hari saja, melainkan melalui rangkaian panjang yang disebut Pekan Suci hingga Trihari Paskah.
Berikut tahapan penting dalam rangkaian perayaan Paskah:
Baca Juga : WFH 1 Hari Sepekan, Disnaker Kota Batu Minta Perusahaan Swasta Hemat Energi
• Minggu Palma
Menandai kedatangan Yesus ke Yerusalem dan menjadi awal dari Pekan Suci.
• Kamis Putih
Mengenang Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid-Nya.
• Jumat Agung
Hari peringatan wafatnya Yesus di kayu salib, penuh suasana duka dan perenungan.
• Sabtu Suci
Masa hening sebelum kebangkitan, biasanya diisi dengan doa dan refleksi.
• Malam Paskah
Menjadi puncak perayaan, saat umat merayakan kebangkitan Yesus Kristus.
• Minggu Paskah
Perayaan utama yang menegaskan kemenangan atas dosa dan kematian.
Seluruh rangkaian ini menjadi momen perenungan mendalam atas penderitaan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus yang menjadi inti ajaran Kristen.
Sebagai salah satu perayaan terpenting dalam Kekristenan, Paskah bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momen refleksi mendalam tentang pengorbanan, harapan, dan kehidupan baru. Melalui rangkaian peringatannya, umat Kristiani diajak untuk kembali memahami makna iman serta memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan.
