Bupati Sanusi Perkuat Sinergitas Pemkab Malang dengan Pemprov Jatim untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
22 - Feb - 2026, 08:46
JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi akan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Malang.
Hal itu disampaikan Sanusi saat menerima kunjungan dan bantuan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pendapa Agung Kabupaten Malang. Di mana Pemprov Jatim telah menyerahkan berbagai jenis bantuan untuk masyarakat Kabupaten Malang senilai Rp 7.050.325.000.
Baca Juga : Ramadan Bergema di Balik Jeruji Lapas Malang, Tarawih dan Tadarus Hidupkan Semangat Hijrah Warga Binaan
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang dan seluruh lapisan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, utamanya atas perhatian, kepedulian, serta komitmen yang luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Malang melalui berbagai program perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan sosial," ungkap Sanusi dalam sambutannya, Minggu (22/2/2026).
Sanusi menjelaskan, bahwa kegiatan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat Kabupaten Malang ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan wujud nyata keberpihakan negara kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), PKH Plus bagi lansia, KIP Putri Jawara, zakat produktif, pemberdayaan BUMDesa, program Jatim Berdaya, Jatim Puspa, bantuan operasional pendamping PKH Plus, hingga tali asih bagi TKSK dan TAGANA, adalah instrumen penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat," jelas Sanusi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu menyebut, berbagai program bantuan yang diberikan oleh Pemprov Jatim ini merupakan bagian dari orkestrasi besar pembangunan sosial yang ada di Provinsi Jatim. Di mana perlindungan sosial harus berjalan beriringan sengan pemberdayaan.
Menurutnya, bantuan sosial tidak berhenti pada aspek karitatif dan sustainable atau keberlanjutan, tetapi juga harus mampu mengungkit produktivitas, memperluas akses usaha dan memperkuat ketahanan keluarga.
Sanusi menyebut, Kabupaten Malang sebagai wilayah dengan jumlah penduduk yang besar dan karakteristik geografis yang beragam, tentu menghadapi tantangan tersendiri dalam penanganan kemiskinan dan kerentanan sosial.
"Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Malang menjadi sangat krusial. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegas Sanusi.
Baca Juga : Setahun Periode Kedua Khofifah-Emil, DPRD Jatim Nilai Arah Pembangunan Konsisten
Lebih lanjut, Sanusi juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat dari bantuan yang diberikan Pemprov Jatim agar dapat menggunakannya dengan sebaik-baiknya.
"Jadikan bantuan produktif sebagai pemantik usaha, jadikan dukungan pendidikan sebagai tangga mobilitas sosial, dan jadikan perhatian pemerintah ini sebagai penguat semangat untuk terus mandiri dan berdaya," kata Sanusi.
Sementara itu, Sanusi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pilar-pilar sosial yang ada di Kabupaten Malang, mulai dari pendamping PKH, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang selama ini telah diberikan. Saudara-saudara adalah garda terdepan pelayanan sosial di tengah masyarakat, yang bekerja tidak hanya dengan kompetensi, tetapi juga dengan empati dan ketulusan," pungkas Sanusi.
