Diduga Terpeleset saat BAB di Sungai, Lansia Asal Lawang Malang Ditemukan Meninggal
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
10 - Feb - 2026, 08:10
JATIMTIMES - Supardi, seorang pria lansia berusia 62 tahun warga Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal diduga karena tenggelam. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diduga terpeleset saat buang air besar (BAB) di sungai.
Kejadian nahas yang dialami lansia tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp group. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun pada Selasa (10/2/2026) malam, tampak sejumlah warga saat mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai.
Baca Juga : Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan, Kabur usai Lukai Korban Pakai Sajam
Sementara itu, dalam keterangannya, Kapolsek Lawang Kompol Moh. Lutfi menyebut, peristiwa yang dialami korban tersebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) Subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Lokasi kejadiannya di aliran sungai tak jauh dari rumah korban yang berlokasi di Dusun Watugel, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
"Diduga korban pada saat buang air besar terpeleset di sungai. Karena tidak bisa berenang sehingga tenggelam dan meninggal dunia," ujarnya.
Peristiwa nahas yang dialami korban tersebut diketahui pertama oleh warga setempat bernama Supomo. Saat itu, pria berusia 54 tahun tersebut mendengar suara orang berteriak minta bantuan.
"Saat itu saksi (Supomo, red) yang sedang berada di dalam rumah yang lokasinya berdekatan dengan sungai mendengar suara teriakan orang meminta pertolongan," ujar Lutfi.
Saksi bersama anak dan istrinya yang mendengar teriakan tersebut kemudian bergegas menuju ke sumber suara yang berada di sungai. Namun, sesampainya di tepi sungai, mereka sudah tidak melihat keberadaan orang yang sebelumnya berteriak minta pertolongan tersebut.
"Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar yang selanjutnya dilakukan pencarian oleh warga sekitar," imbuhnya.
Baca Juga : Sidak Pasar Bunulrejo, Satgas Pangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman Jelang Ramadan
Pencarian yang turut melibatkan kepala dusun hingga warga setempat tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.00 WIB, korban dapat ditemukan dalam kondisi meninggal dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis oleh perawat desa selaku perwakilan dari Puskesmas Lawang," ujarnya.
Proses pemeriksaan saat itu juga turut disaksikan oleh kepala Desa Mulyoarjo, bhabinkamtibmas dan babinsa Desa Mulyoarjo, perangkat Desa Mulyoarjo hingga perwakilan dari keluarga korban.
"Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan saat dilakukan pemeriksaan. Kematian korban diduga karena tenggelam di sungai lantaran korban tidak bisa berenang," pungkasnya.
